Ilustrasi: google

Berdasarkan laporan Organisasi Economics of Land Degradation (ELDI) pada penelitian bertajuk "The Value of Land" terdapat 30 organisasi lingkungan yang melakukan penelitian selama 4 tahun terakhir di berbagai penjuru bumi. Pada laporan tersebut tercatat saat ini bumi sedang mengalami kerusakan alam dan lingkungan yang luar biasa. 

Untuk itu, perlu adanya kepedulian manusia untuk bertanggung jawab akan hal itu. Salah satunya dengan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Ternyata, ada banyak hal yang dapat dilakukan dengan mudah untuk menerapkan efisiensi serta optimalisasi penggunaan energi dan sumber daya alam, lho! Jadi, siapapun juga bisa berpartisipasi untuk menyelamatkan bumi. Berikut yang dapat kamu terapkan sejak dini.

 Menghemat penggunaan listrik.
Maksimalkan penerangan alami saat pagi hari dan padamkan lampu saat tidur atau sudah tidak dipakai. Hemat menggunakan air, jangan sampai lupa mematikan keran air sehingga air terbuang percuma. Disiplin dalam penggunaan charger atau kabel apapun, cabut setelah selesai digunakan agar tidak menyedot aliran listrik.

 Mengurangi penggunaan kertas dan beralih ke bentuk digital.
Gunakan kertas seperlunya pada kondisi tertentu yang memerlukan tanda tangan dan materai. Selain itu, beralihlah ke digital, saat ini sudah banyak fasilitas penyimpanan data seperti Google DriveCloud, dan lain-lain.

 Membawa tas belanja.
Menurut data yang diperoleh dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia dapat mencapai 64 juta ton/tahun. Pilihlah tas belanja yang ringan dan dapat dilipat hingga kecil agar tidak menambah beban bawaanmu. Dengan begitu, kamu sudah turut mengurangi penggunaan kantong plastik.

 Membawa botol minum dan tempat makan sendiri.
Ini adalah cara yang sangat mudah untuk dilakukan. Dengan membawa botol minum dan tempat makan dari rumah, kamu dapat mengurangi limbah plastik dan sterofoam yang tidak ramah lingkungan. Sekarang juga sudah tersedia botol minum yang dapat dilipat (foldable) loh, sehingga lebih sedikit memakan tempat.

 Menggunakan sedotan dan alat makan sendiri.
Untuk yang satu ini, sudah cukup banyak yang menerapkannya. Pasti sudah sering dengar kan penyu dan hewan laut lain yang di dalam tubuhnya terdapat banyak sedotan plastik? Yuk, beralih ke sedotan reusable. Ada banyak pilihan yang ditawarkan di pasaran, salah satunya sedotan yang terbuat dari bambu, stainless, dan sedotan yang bisa dilipat. Tidak hanya sedotan, gunakan juga alat makan reusable seperti sendok, garpu, dan sumpit.

 Mengganti tissu dengan kain yang dapat dipakai berulang.
Seringkali kita boros dalam penggunaan tissu untuk mengelap sesuatu. Cobalah ganti tissu dengan kain yang dapat dicuci dan dipakai secara berulang. Selain lebih hemat, secara tidak langsung kamu juga dapat membantu mengurangi penebangan pohon.

 Membawa kantong makanan kertas reusable.
Memakai kantong kertas yang dapat dipakai berulang untuk membeli makanan baik di pinggir jalan atau di mall sekalipun. Kini telah banyak yang menjual kantong kertas reusable (dapat digunakan kembali) yang didalamnya dilapisi oleh alumunium foil.

 Bealih ke sikat gigi bambu.
Karena plastik sulit dan lama untuk terurai dan menyebabkan sampah, beralih ke sikat gigi bambu menjadi pilihan yang sangat tepat. Sikat gigi ini ramah lingkungan dan 100% biodegradable alias memiliki kemampuan untuk terurai di lingkungan dengan relatif cepat dan penggunaannya tahan lama.

Mudah bukan? Semua dapat dimulai dari diri sendiri dan sedini mungkin. Ajak temanmu melakukan hal yang sama untuk berinvestasi di masyarakat demi kelangsungan masa bumi dan anak cucu kita kelak. Kalau kamu punya inspirasi gaya hidup ramah lingkungan, yuk boleh share di kolom komen!