Suasana pagi hari di Sukamantri
Foto: Rioko Yulqisthi

Bumi Perkemahan Sukamantri, salah satu destinasi wisata alam yang terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Tamansari, Bogor, Jawa Barat. Sukamantri merupakan kawasan milik Perhutani yang dijadikan area perkemahan umum sejak tahun 1980-an dengan lokasi cukup dekat dari pusat Kota Bogor dan mudah diakses baik menggunakan kendaraan ataupun jalan kaki.

Suasana jalur menuju Sukamantri
Foto: Rioko Yulqisthi

Meskipun didominasi oleh batu kerikil, jalur yang dilalui cukup ringan, landai, dan tidak terlalu lama, hanya sekitar 2 jam (tracking santai) menuju pos gerbang Sukamantri. Di perjalanan menuju Sukamantri juga banyak dilalui oleh mobil, motor, dan truk pasir sehingga saat mulai lelah berjalan kaki dan beruntung, dapat menumpang truk yang lewat. Sebaiknya hindari menanjak terlalu sore karena jalur perjalanan tidak dilengkapi dengan penerangan.

Bagi yang menggunakan mobil dan motor, tersedia tempat parkir yang memadai Selain itu, fasilitas seperti toilet umum dan musholla pun tersedia. Warung-warung makanan yang menjual gorengan, mie instan, nasi, kopi, dan jajanan buka sekitar pukul 9.00 sampai 17.00 WIB.

“Harga tiket masuk wisata ini  Rp20.000/orang belum termasuk kendaraan. Untuk yang akan bermalam, kami menyewakan tenda, matras, sleeping bag, bahkan kasur dengan harga sewa per malam.” Ujar Asep, seorang penjaga kawasan bumi perkemahan ini.

Berada pada ketinggian 870 mdpl sebelah selatan Kota Bogor, Sukamantri menjadi pilihan tepat untuk rehat sejenak dari hiruk pikuknya perkotaan dan menghirup udara segar. Lokasi Sukamantri berada di sebuah lembah dengan kontur tanah bertingkat dan dikelilingi pepohonan hijau yang mendominasi seperti pohon pinus dan pohon rasamala dengan semerbak wangi khasnya.

Sukamantri memiliki daya tarik tersediri karena seluruh spot kamping menghadap ke lembah di timur dengan pemandangan kota hujan di malam hari dan terbitnya mentari jingga di pagi hari yang sangat indah. Dalam keheningan malam dapat terdengar suara jangkrik khas pedesaan. Dan ketika pagi datang, nyanyian burung serta sekumpulan monyet turun dari pohon untuk mencari makanan pun turut melengkapi.

Sukamantri cocok sebagai tempat untuk membangun kebersamaan dan bercengkrama dengan keluarga atau teman. Beberapa hal yang dapat dilakukan disini adalah menelusuri hutan, merasakan tidur di alam terbuka, menikmati kehangatan api unggun, bersantai dengan buaian (hammock), menikmati udara yang sejuk, dan memasak dengan trangia. Karena cukup luas dan memiliki daya tampung banyak, dapat dijadikan tempat kegiatan luar ruangan seperti outbound, latihan dasar kepemimpinan (LDK), training, dan sebagainya.